Minggu, April 22, 2012

Cara mengatasi Bete .....


Bagaimanakah Cara Mengatasi Bete dan Sakit Hati....!!!!?

         Pacaran mungkin masa yang paling indah bagi anak muda sekarang, atau Persahabatan juga masa yang paling mengesankan dalam menyusuri hidup,  tapi kalo sudah dikhianati sang pacar ataupun seorang sahabat pastinya akan bikin sakit hati. Nah, Bagaimana cara mengatasi patah hati saat cinta atau persahabatan itu harus berakhir? Pasti bete dan sakit hati kalo harus putus sama doi atau dengan seorang sahabat, pikiran menjadi kacau dan bingung, dada terasa sesak, bahkan yang ada hanya perasaan "Negative Thinking" dan disini akan dibahas sedikit pengetahuan tentang bagaimana mengatasi rasa bete ataupun sakit hati tersebut ?
 
1. Menangislah

Menangislah kalo emang ingin menangis, karna dengan menangis bisa sedikit melegakan pikiran kita dari bete atau sakit hati tersebut. Kalo perlu, dengan cucuran air mata sambil menangisi perbuatannya terhadap kita. Kalo kamu nggak bisa nangis, sewa film sedih biar air mata mengalir deras. (rada lebay juga sih)

2. Simpan kenangan-kenangan indahmu saat bersama sang Doi atau Sahabat

Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih bersama ! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.

3. Jangan mengingat masa lalu saat bersamanya

Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?

4. Lakukan hal-hal yang bisa bikin kita happy n enjoy untuk nenangin diri

Misalnya Chatting, main PS, main game, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting kita happy tapi tetep dalam batas norma-norma yang ada lho.

5. Kumpul bareng ama temen-temen

Biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar ataupun seorang sahabat. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen deh.

 6. Jangan digunakan untuk menyendiri

Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2012 gitu lho.

 7. Melakukan kegiatan iseng tapi bermanfaat

Biasanya, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong kita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa, Lari-lari keliling kompleks biar badan kita sehata. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
 
8. Menyibukan diri dengan kegiatan positif sambil mengintropeksi diri

Atau kamu bisa menyibukan diri kamu sama kerjaan, bisa juga ngerjain tugas-tugas sekolah atau kuliah kamu. Minimal bantu-bantu nyokap atau bokap dirumah.
 
9. Biasakan Nulis

Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)

10.  Sementara Menjauhkan diri dari dia


Kalo udah putus trus sakit hati, kamu pasti ingin menjauhkan diri dari dia. Karna kalo sering ketemu kamu bakal teringat” tentang hubungan kamu dulu. Walaupun sulit dan mungkin kita masih butuh dia, usahakan buat gak ketemu dia dulu deh.

11.  Ambil hikmah dan sisi positifnya

Putus secara mendadak seperti dipaksa mengubah kebiasaan dengan tiba-tiba. Biar nggak takut menghadapinya sadari aja kamu mendapat pengalaman baru akibat perubahan itu, yaitu pematangan emosi yang ternyata bisa menguatkan watak.

InsyaAllah dengan menjalankan berbagai cara Mengatasi Bete dan Sakit Hati diatas, semoga saja bisa membantu kamu buat mengobati sakit hati kamu dari putus cinta atau putus persahabatan. Dunia ini masih belum berakhir lho, masih banyak hal” indah disekitar kita yang perlu kita perhatikan dan untuk bisa kita nikmati dan kita lakukan. Yang penting semuanya tidak membuat orang lain jadi sakit hati dengan kita. Selamat Mencoba.

"GURU" Ku


Dibalik Kata “GURU”

Assalamualaikum.....Bahan Kajian dan Renungan Bagi Seorang "GURU"

         Setiap orang mempunyai hak untuk memberikan sebuah sumbangsih sedikit pemikiran demi kemaslahatan kalo memang pemikiran tersebut benar-benar bisa dibuktikan secara realita dan nyata dalam kehidupan. Untuk itu Abdi disini hanya sedikit memberikan sebuah acuan untuk kita renungi bersama bagi kita yang berprofesi sebagai seorang pendidik "GURU".

         Makna kata "GURU" merupakan sakral sekali bagi mereka yang benar-benar tahu dan mendalami Peran dan Fungsi Seorang "Guru" yang sesungguhnya. Dalam Realitas yang ada sekarang ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi seorang "GURU" Kenapa ??????? ea tentulah jawabannya sudah bisa kita tebak sendiri. 

         Profesi "GURU" saat ini adalah profesi yang sangat menjanjikan kalau hanya sekedar untuk mencukupi kebutuhan hidup personal. Betapa tidak sudah berapa kali peraturan pemerintah yang mensuport keinginan "GURU" disaat ini, mulai dari adanya berbagai macam Tunjangan, Kenaikan Gaji bahkan sekarang yang lagi banyak dibicarakan adalah masalah sertifikasi. Sehingga dengan adanya itu semua liat aja banyak guru yang Model hidupnya sudah mengikuti para Pejabat kelas tinggi tetapi tidak tahu sebenarnya itu semua mempunyai tanggung jawab yang besar didalamnya. 

         Dari tanggung jawab itu sendiripun masih banyak kenyataannya "GURU" yang cuek dan tak banyak peduli dengan permasalahan-permasalahan pendidikan yang sesungguhnya. "Banyak yang Asal ngajar" intinya Datang kesekolah, masuk kelas, ngajar terus pulang....???????? tanpa ada beban sama sekali dengan masalah-masalah para siswa-siswinya disekolah.(Tapi Tidak Semua Guru Begitu)

         Dari realitas dan kenyataan semacam itu toh "mereka" tidak canggung dan tidak malu menyebut dirinya sebagai seorang "GURU". Sebenarnya kalo kita pikir dengan hati yang jernih dan otak yang bersih sesungguhnya "Guru" dijaman sekarang tidak layak disebut sebagai seorang "GURU" yang pantas adalah "TENAGA PENDIDIK" saja dan juga tidak layak disebut sebagai "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" karena apa ???? yah kita liat saja sendiri berapa banyak pemasukan yang dihasilkan oleh seorang "Guru" dari profesinya tersebut. Iya Kalo "GURU" jaman dulu emang pantas disebut sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa dan bener-bener seorang GURU sejati karena antara yang didapatkan dengan apa yang dia kerjakan 180 derajat sangat tidak berimbang.

         Abdi adalah juga seorang "Tenaga Pendidik" melihat dan memahami dari makna "GURU" yang sesungguhnya ABDI sangat malu dan tidak layak disebut sebagai seorang "GURU" yah pantasnya "Staff Pendidik/Pengajar" Gitu aja. "GURU" digugu lan ditiru....makna ini sudah adakah dalam jiwa kita ??????? padahal jujur aja dalam kehidupan saat ini banyak sekali "Guru" yang tidak bisa memegang makna tersebut. Untuk itu mari sama-sama dengan media Group ini kita tingkatkatkan kembali rasa solidaritas sesama "Tenaga Pendidik/Pengajar" untuk tetap saling memberikan informasi, saran dan nasehatnya demi pengembangan pengetahuan pribadi. Serta senantiasa menggunakan Hati dan Aqidah didalam setiap menyelami sebuah wacana yang ada. Mari kita ingat bersama bahwa Tugas dan tanggung jawab kita tidak hanya sebatas didunia saja, melainkan kelak dihadapanNya itulah akhir penentuan Tugas dan tanggung jawab kita yang sesungguhnya.

         Demikian sedikit dari hasil penyelaman kata hati dan pengejawantahan "Learning by Doing" ABDI tentang wacana seorang "GURU" dikaca pandang mata Abdi. Semoga bermanfaat, dan semoga ini akan menjadi motivasi kita untuk bisa lebih baik dan lebih baik, bukan karena ingin dipandang orang hanya untuk jabatan, tetapi bener-bener tulus wujud pengabdian kita seorang hamba kepada RobbNya. Amin. 

        Fastabiqul Khoiroth. Jayalah "GURUKU" Perhatian, Pelayanan dan Pengabdianmu yang kami butuhkan bukan Sekedar Ilmu yang engkau transferkan kepada Kami. Mohon ma'af bila ada kata yang kurang berkenan. Terimakasih.

Wassalamualaikum.

Kamis, April 05, 2012

Karyaku .......

RELUNGKU

Hampa jiwa tiada makna....
Sunyi sepi hati kian tak pasti.......
Hadir dalam kegelapan malam tiada bintang ............
Bulan hilang tiada lagi sinar terangi asa menanti ............

Redup  dalam untaian kata..........
Pudar dalam sengatan gelora asmara ............
Relungku jatuh terjuntai tiada berdaya .................
Relungku perih teriris sembilu menanah ....................

Air mata deras mengalir basahi pipi...........
Rona wajah memerah tersiksa derita .............
Relungku hancur berkeping tiada arti ..................
Relungku terkoyak rasa kian tak berarah ....................

Pupus sudah harapan ..........
Hilang sudah impian ..............
Semua tinggal kehancuran ............
Semua tinggal kenangan ...........
Yang mungkin takkan pernah bisa terulang !!!

~by Mus@fir~